Menu

Mode Gelap
Utamakan Keselamatan Pengguna Jalan Saat Arus Mudik Lebaran, Lurah Napabalano dan Instansi Terkait Laksanakan Kerja Bakti di Sepanjang Jalan Nasional Wilayah Cagar Alam Korban Penipuan dan Penggelapan Dana Pinjaman Jalani Pemerikasaan di Polres Muna Polda Sultra Mulai Proses Penyelidikan Atas Laporan Penyerobotan Lahan Oleh Bupati Bombana, Kuasa Hukum: Kami Akan Awasi Secara Ketat Proses Itu  Serobot Lahan Warga, Bupati Bombana Dilaporkan ke Polda Sultra  Buntut Adanya Laporan Dugaan Penggelapan Dana Pinjaman di Polda Sultra, La Ode Darwin Diminta Segera Nonaktifkan Sementara Kadis PU Muna Barat Diduga Terlibat Kasus Penggelapan Dana Pinjaman, Kadis PU Muna Barat Dilaporkan ke Polda Sultra

Nasional

Perihal Pengelolaan 41 Dapur MBG Oleh Anak Wakil Ketua DPRD Sulsel Yang Picu Polemik, Dasco Janji Akan Tertibkan

badge-check


 Perihal Pengelolaan 41 Dapur MBG Oleh Anak Wakil Ketua DPRD Sulsel Yang Picu Polemik, Dasco Janji Akan Tertibkan Perbesar

ULASINDONESIA.COM.,JAKARTA-Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan fraksi partai Gerindra, Yasir Machmud menjadi perhatian publik setelah anak pertamanya mengelola 41 dapur di program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tersebar di sejumlah Kabupaten dan Kota di Sulawesi Selatan.

Dikelola melalui sejumlah yayasan Yasika, sebanyak 16 dapur MBG telah beroperasi di Kota Makassar, 3 dapur di Parepare, 2 dapur di Kabupaten Gowa, serta 10 dapur baru di Bone. Tak hanya itu, terdapat pula 3 dapur tambahan yang disebut masih dalam tahap penyelesaian di beberapa kecamatan di Bone.

Anehnya, di tengah kritik publik terkait dominasi satu nama dalam pengelolaan puluhan dapur MBG, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Prof. Dadan Hindayana, justru menyampaikan apresiasi kepada pihak yang membangun dapur-dapur tersebut. Dadan bahkan menilai mereka sebagai “pahlawan” dan “pejuang merah putih” yang mempercepat realisasi program strategis pemerintah.

Dadan bahkan menjelaskan, bahwa seleksi mitra MBG dilakukan secara profesional dan berbasis administrasi melalui portal resmi. Dirinya juga mengakui bahwa regulasi yang berlaku saat itu belum mengatur secara ketat penggunaan banyak yayasan (multiple nominees) oleh satu pihak dalam proses pendaftaran.

Polemik ini semakin mencuat setelah Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, merespons isu tersebut. Reaksi Dasco muncul usai Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu, mengunggah kritik melalui akun X pribadi. Said Didu menyinggung adanya dugaan praktik “Serakahnomics”, istilah yang sering digunakan Presiden Prabowo Subianto untuk menggambarkan praktik ekonomi yang rakus dan harus diberantas.

Melalui akun X @bang_dasco, Dasco menanggapi langsung unggahan Said Didu sembari memastikan akan menelusuri laporan tersebut.

Kita tertibkan,” tulisnya singkat.

Pengamat dari Litbang Demokrasi, Purbo Satrio, menilai langkah Dasco berada dalam posisi yang menantang, mengingat isu ini menyeret nama kader partainya sendiri.

“Dasco yang berkomitmen mengawal kebijakan MBG menghadapi tantangan besar dari kadernya sendiri. Ini menyangkut dana besar pemerintah. Praktik monopoli dapur MBG oleh jaringan oligarki Yasir Machmud sudah masuk kategori nepotisme. Benarkah Dasco akan menertibkan, sementara di saat bersamaan Kepala BGN justru mengapresiasinya sebagai pahlawan gizi?” ujarnya saat dimintai tanggapan.

Polemik ini diperkirakan masih berlanjut, mengingat publik menanti langkah konkret dari pihak terkait dalam menindaklanjuti temuan tersebut. (***)

REDAKSI

Berita Menarik Lainnya

Sambangi Mabes Polri, Ini Kata Ketum KIAMAT 

5 Desember 2025 - 19:11 WITA

Bukan Membiarkan, Kapolri Wajib Bertindak Dalam Dugaan Skandal Nikel Mantan Kapolda Sultra

17 November 2025 - 17:55 WITA

AP2 Sultra dan KEPPMI Resmi Laporkan Dugaan Pencurian Ore Nikel Oleh PT MBS di Mabes Polri

16 November 2025 - 18:53 WITA

ALIMASI Desak KPK RI Usut Dugaan Korupsi Tambang di Pulau Kabaena 

15 September 2025 - 21:01 WITA

Selain Menyegel, Satgas PKH Akan Denda Administratif PT TMS 

15 September 2025 - 03:53 WITA

Viral di Nasional