crossorigin="anonymous">

Menu

Mode Gelap
Sambangi Mabes Polri, Ini Kata Ketum KIAMAT  Dua Aleg Fraksi Nasdem Sultra Dipolisikan, Diduga Menambang Batu Secara Ilegal Nasdem Usulkan Pergantian Ketua DPRD Sultra, Praktisi Hukum Sebut Itu Arogansi Partai GPMI Geruduk DPRD Sultra Minta KPK RI Periksa Ketua DPW Nasdem Sultra Dalam Kasus Pengadaan Kapal Azimut KPK RI Sebut Sulawesi Tenggara Potensi Korupsi Masih Amat Sangat Tinggi 

Daerah · 9 Mar 2025 21:09 WITA ·

Cegah Aksi Premanisme di SPBU, KPTI Sultra Desak Kepolisian Tingkatkan Jumlah Personil Penjagaan


 Cegah Aksi Premanisme di SPBU, KPTI Sultra Desak Kepolisian Tingkatkan Jumlah Personil Penjagaan Perbesar

ULASINDONESIA.COM., KENDARI, SULAWESI TENGGARA – Konsorsium Pemerhati Transportasi Indonesia (KPTI) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak pihak kepolisian untuk segera menambah jumlah personil penjagaan di semua SPBU di kota kendari. Hal ini untuk mencegah terjadinya aksi premanisme serta untuk menertibkan SPBU yang diduga masih melakukan aksi percaloan di Kota Kendari, sebeb Aksi premanisme dan percaloan ini telah meresahkan masyarakat serta mengganggu ketertiban umum.

Koordinator KPTI Sultra, LM. Asis Menyampaikan bahwa Kasus yang baru-baru ini firal, dimana seorang mahasiswa di aniaya saat pertanyakan kualitas BBM setelah mengisi BBM di salah satu SPBU di Kota Kendari menegaskan bahwa praktik premanisme ini masih tumbuh subur di lingkungan SPBU di kota kendari, Sehingga penting kiranya pihak kepolisian untuk menambah jumlah personilnya untuk menjaga dan mengawasi setiap aktivitas di SPBU, Sebab bukan hanya aksi premanisme saja, tetapi praktek penyalahgunaan dan percaloan sangat meresahkan dan merugikan masyarakat.

“Kami menerima banyak keluhan dari masyarakat yang merasa tidak nyaman saat mengisi BBM di beberapa SPBU di Kendari. Ada kelompok-kelompok tertentu yang mengatur distribusi BBM dan terkadang bertindak kasar terhadap pelanggan yang tidak mengikuti aturan mereka,” ungkapnya.

KPTI Sultra meminta aparat kepolisian untuk segera mengambil langkah tegas dengan memperketat pengawasan dan menambah jumlah personil penjagaan guna memastikan SPBU beroperasi sesuai aturan dan bebas dari aksi premanisme serta praktek percaloan. Selain itu, KPTI juga mendorong Pertamina dan instansi terkait untuk meningkatkan pengawasan terhadap operasional SPBU agar tidak ada praktik ilegal yang merugikan masyarakat.

“Kami berharap ada tindakan nyata dari pihak kepolisian agar masyarakat bisa mendapatkan layanan BBM dengan aman dan nyaman tanpa tekanan dari pihak mana pun. Sebagai bentuk komitmen kami, Kami akan terus memgawal dan mengawasi perkembangan situasi ini demi kepentingan masyarakat luas “tutupnya.

Penulis: Amin

BACA JUGA:  Ketua DPRD Muna Berharap Polemik di Desa Napalakura Terselesaikan Dengan Baik

REDAKSI

Artikel ini telah dibaca 32 kali

Baca Lainnya

Dua Aleg Fraksi Nasdem Sultra Dipolisikan, Diduga Menambang Batu Secara Ilegal

5 Desember 2025 - 09:02 WITA

GPMI Geruduk DPRD Sultra Minta KPK RI Periksa Ketua DPW Nasdem Sultra Dalam Kasus Pengadaan Kapal Azimut

4 Desember 2025 - 17:06 WITA

KPK RI Sebut Sulawesi Tenggara Potensi Korupsi Masih Amat Sangat Tinggi 

4 Desember 2025 - 16:59 WITA

Kecam Dugaan Penebangan Mangrove untuk Rumah Pribadi Gubernur Sultra, Ini Kata KPPL Sultra

29 November 2025 - 15:55 WITA

GPMI Dirikan Kemah di Depan Polda Sultra, Desak AM Jadi Tersangka Kasus Speed Boat Azimut Atlantis

29 November 2025 - 09:54 WITA

DPP GPM Soroti Dugaan Pembabatan Mangrove untuk Lahan Milik Gubernur Sultra: Pejabat Tidak Boleh Kebal Aturan

28 November 2025 - 19:05 WITA

Trending di Daerah