crossorigin="anonymous">

Menu

Mode Gelap
Nasdem Usulkan Pergantian Ketua DPRD Sultra, Praktisi Hukum Sebut Itu Arogansi Partai Kecam Dugaan Penebangan Mangrove untuk Rumah Pribadi Gubernur Sultra, Ini Kata KPPL Sultra GPMI Dirikan Kemah di Depan Polda Sultra, Desak AM Jadi Tersangka Kasus Speed Boat Azimut Atlantis DPP GPM Soroti Dugaan Pembabatan Mangrove untuk Lahan Milik Gubernur Sultra: Pejabat Tidak Boleh Kebal Aturan Ketum Kopi Paste Sebut Pencopotan Ketua DPRD Sultra Berawal dari Pengungkapan Dugaan Keterlibatan Eks Gubernur Ali Mazi dalam Kasus Korupsi

Daerah · 25 Des 2024 11:10 WITA ·

DPP-KB Muna Gelar Peluncuran dan sosialisasi Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) 2024-2025


 Ketgam: Kadis DPP-KB Muna, Hayadi, S.Pd., M.Pd pose bersama di sela-sela kegiatan peluncuran program GENTING Perbesar

Ketgam: Kadis DPP-KB Muna, Hayadi, S.Pd., M.Pd pose bersama di sela-sela kegiatan peluncuran program GENTING

ULASINDONESIA.COM.,MUNA, SULAWESI TENGGARA – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPP-KB) Kabupaten Muna melaksanakan Peluncuran dan Sosialisasi Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) 2024-2025 bertempat di aula kantor DPP-KB Muna pada Selasa, 24 Desember 2024.

Program GENTING merupakan salah satu Program di 100 hari pertama kerja Menteri BKKBN Dr. H. Wihaji, S.Ag, M.Pd yang di Luncurkan pada tanggal 5 Desember 2024 di Jakarta. Program ini dilaksanakan sebagai bentuk pelaksanaan arahan Presiden untuk menyelesaikan isu strategis Nasional, termasuk gizi, hingga pengentasan kemiskinan.

Saat peluncuran program GENTING, Dr. H. Wihaji menjelaskan, bahwa dari 75 juta keluarga di Indonesia, terdapat 8,7 juta keluarga yang berisiko stunting dengan prevalensi stunting mencapai 21,5 persen yang artinya, satu dari lima balita di Indonesia terkena stunting.

Ketgam: Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPP-KB) Kabupaten Muna, Hayadi, S.Pd., M.Pd (baju coklat)

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPP-KB) Kabupaten Muna, Hayadi, S.Pd, M.Pd mengatakan, bahwa stunting menjadi isu yang sangat penting dalam membangun sumber daya manusia yang kuat dan berdaya saing. Tentu, dengan kolaborasi lintas Dinas dan gerakan masyarakat, kita dapat mempercepat penurunan prevalensi stunting di Kabupaten Muna.

BACA JUGA:  Kapolres Wakatobi Cek 2 Pospam Natal dan Pergantian Tahun 2024-2025, Ini Harapanya 

“Angka Prevelensi Stuting Kabupaten Muna yang masih tinggi adalah tugas dan tanggung jawab kami untuk menurunkannya,” kata Hayadi.

Ketgam: Suasana saat peluncuran dan Sosialisasi program GENTING oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Muna 

Hayadi juga menekankan, bahwa masalah stunting tidak dapat diselesaikan oleh satu Dinas atau lembaga saja. Olehnya itu, gerakan ini harus melibatkan berbagai unsur termasuk masyarakat.

” Program GENTING ini juga menjadi implementasi dari Perpres 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting yang selama ini kami jalankan,” tegas Hayadi

Lebih jauh, lanjut Hayadi menyebutkan, selain mencegah stunting, BKKBN juga bertugas menggerakkan masyarakat untuk ikut secara bersama-sama berperan aktif dalam Gerakan Orang Tua Asuh. Program ini adalah salah satu upaya strategis untuk melibatkan berbagai elemen masyarakat dalam membantu anak-anak yang berisiko terkena stunting.

BACA JUGA:  Ridwan Bae, Minta Kepala KUPP Raha Segera Usulkan Anggran di Dirjen Perhubung Laut

“Masalah stunting merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan semua pihak. Dengan pendekatan ini, Pemerintah berharap dapat mempercepat penurunan prevalensi stunting sesuai target Nasional,” pungkas Hayadi.

Untuk diketahui, pada acara peluncuran GENTING tersebut, telah ditanda tangani akad atau MOu antara Dinas P2KB dengan Orang Tua Asuh yang di awali dari Lingkup Dinas Pengendalian Penduduk Kabupaten Muna dalam hal ini, Koordinator Balai Penyuluh Kecamatan, PKB, PLKB dan seluruh ASN Lingkup DPPKB Muna telah berkomitmen menjadi Orang Tua Asuh Sasaran Beresiko Stunting di Wilayah kerja masing-masing.

Penulis: Abhiel
REDAKSI

Artikel ini telah dibaca 195 kali

Baca Lainnya

Kecam Dugaan Penebangan Mangrove untuk Rumah Pribadi Gubernur Sultra, Ini Kata KPPL Sultra

29 November 2025 - 15:55 WITA

GPMI Dirikan Kemah di Depan Polda Sultra, Desak AM Jadi Tersangka Kasus Speed Boat Azimut Atlantis

29 November 2025 - 09:54 WITA

DPP GPM Soroti Dugaan Pembabatan Mangrove untuk Lahan Milik Gubernur Sultra: Pejabat Tidak Boleh Kebal Aturan

28 November 2025 - 19:05 WITA

Ketum Kopi Paste Sebut Pencopotan Ketua DPRD Sultra Berawal dari Pengungkapan Dugaan Keterlibatan Eks Gubernur Ali Mazi dalam Kasus Korupsi

27 November 2025 - 08:20 WITA

PN Kendari Benarkan Telah Masukan Laporan Penganiayaan dan Pengrusakan di Polda Sultra 

24 November 2025 - 17:15 WITA

Kuasa Khusus KOPPERSON Fianus Arung Dipanggil Polda Sultra, Diduga Lakukan Pengerusakan

24 November 2025 - 14:31 WITA

Trending di Daerah