crossorigin="anonymous">

Menu

Mode Gelap
Gelar Aksi di DPRD Sultra, NCC Minta Badan Kehormatan Segera Periksa Oknum Anggota Fraksi Nasdem Musisi Sultra Peduli Gelar Aksi Ngamen Bantu Masyarakat Terdampak Bencana di Sumatra  Dugaan Penipuan Bermodus Arisan Resmi Dilaporkan ke Polda Sultra  Terlibat Penyiksaan Terhadap Penyandang Disabilitas, Seorang Wanita Bersama Tiga Pria di Amankan Buser77 Polresta Kendari  Diduga Dipukul Oknum Polisi Saat Akan Diamankan, Keluarga Lapor ke Propam Polda Sultra

Daerah · 30 Okt 2024 21:45 WITA ·

La Isra Rekomendasikan Menpan-RB dan BKN Tunda Seleksi P3K 426 Nakes Muna


 La Isra Rekomendasikan Menpan-RB dan BKN Tunda Seleksi P3K 426 Nakes Muna Perbesar

ULASINDONESIA.COM., KENDARI, SULAWESI TENGGARAHilangnya data base 426 tenaga kesehatan Kabupaten Muna menjadi perhatian serius anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Tenggara (Sultra).

Anggota DPRD Sultra, La Isra mengaku prihatin atas hilangnya data 426 tenaga kesehatan tersebut. Olehnya itu, ia meminta agar proses pelaksanaan seleksi tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Muna terkhusus tenaga kesehatan ditunda.

Hal itu disampaikan La Isra usai menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama perwakilan tenaga kesehatan Kabupaten Muna, Rabu (30/10/2024) di Aula Sekretariat DPRD Sultra.

” Saya meminta agar proses pelaksanaan seleksi tes PPPK ditunda sampai 426 data Nakes yang hilang namanya benar-benar dikembalikan. Kami akan merekomendasikan kepada Menpan-RB dan BKN Pusat,” Ucap La Isra kepada media ini.

BACA JUGA:  Wujudkan Keluarga Berkualitas, DPP-KB Muna Gelar Program Tribina Keluarga Berencana

Alumni Universitas Negeri Gorontalo ini menduga ada oknum yang mencoba bermain dengan menghilangkan data tenaga kesehatan. Menurutnya, data tersebut tidak mungkin hilang begitu saja. Apalagi, diantara nakes tersebut ada yang telah mengabdi selama belasan tahun.

” Tadi kami sudah dengar keluhan para tenaga kesehatan. Sehingga ini harus ditelusuri karna berkaitan dengan nasip tenaga kesehatan,” Tegasnya.

Kemudian, Kader Muda Partai Gerindra ini akan memanggil BKPSDM Muna untuk menjelaskan secara rinci penyebab data base Nakes yang hilang. Dalam waktu dekat pihaknya juga akan melaporkan masalah itu ke Komisi ll DPR RI.

” Akan saya laporkan di Partai Gerindra yang ada di Komisi ll agar diatensi di BKN dan Insya Allah Minggu depan akan kami panggil juga BKPSDM Muna untuk menjelaskan hilangnya data base 426 Nakes,” Bebernya.

BACA JUGA:  25 Anggota DPRD Koltim Periode 2024-2029 Resmi Dilantik

Untuk memuluskan langkah perjuangannya, pemilik Yayasan Satria Insan Cita ini telah meminta data-data 426 tenaga kesehatan Kabupaten Muna yang namanya hilang di data base.

” Mohon doanya agar kami diberikan kemudahan dalam mengawal kasus ini,” Tutupnya.

 

Penulis: Burhan Ode

REDAKSI

Artikel ini telah dibaca 280 kali

Baca Lainnya

Gelar Aksi di DPRD Sultra, NCC Minta Badan Kehormatan Segera Periksa Oknum Anggota Fraksi Nasdem

10 Desember 2025 - 08:08 WITA

Musisi Sultra Peduli Gelar Aksi Ngamen Bantu Masyarakat Terdampak Bencana di Sumatra 

9 Desember 2025 - 19:50 WITA

Kejari Bombana Diduga Tutup Mata Dalam  Kasus Dugaan Penggunaan Material Ilegal Proyek Jalan Bypass-Rumbia, Ada Apa?

6 Desember 2025 - 19:16 WITA

Dua Aleg Fraksi Nasdem Sultra Dipolisikan, Diduga Menambang Batu Secara Ilegal

5 Desember 2025 - 09:02 WITA

GPMI Geruduk DPRD Sultra Minta KPK RI Periksa Ketua DPW Nasdem Sultra Dalam Kasus Pengadaan Kapal Azimut

4 Desember 2025 - 17:06 WITA

KPK RI Sebut Sulawesi Tenggara Potensi Korupsi Masih Amat Sangat Tinggi 

4 Desember 2025 - 16:59 WITA

Trending di Daerah