Menu

Mode Gelap
Utamakan Keselamatan Pengguna Jalan Saat Arus Mudik Lebaran, Lurah Napabalano dan Instansi Terkait Laksanakan Kerja Bakti di Sepanjang Jalan Nasional Wilayah Cagar Alam Korban Penipuan dan Penggelapan Dana Pinjaman Jalani Pemerikasaan di Polres Muna Polda Sultra Mulai Proses Penyelidikan Atas Laporan Penyerobotan Lahan Oleh Bupati Bombana, Kuasa Hukum: Kami Akan Awasi Secara Ketat Proses Itu  Serobot Lahan Warga, Bupati Bombana Dilaporkan ke Polda Sultra  Buntut Adanya Laporan Dugaan Penggelapan Dana Pinjaman di Polda Sultra, La Ode Darwin Diminta Segera Nonaktifkan Sementara Kadis PU Muna Barat Diduga Terlibat Kasus Penggelapan Dana Pinjaman, Kadis PU Muna Barat Dilaporkan ke Polda Sultra

Daerah

Plt Bupati Muna Turun Tangan Usai Mantan Kades Latampu dan Laiba Klaim Tanah Pemerintah

badge-check

ULASINDONESIA.COM., MUNA, SULAWESI TENGGARA – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Muna, Bachrun Labuta turun langsung setelah mendapat informasi masyarakat tentang dua lahan milik pemerintah yang di klaim oleh dua mantan kepala desa di Kecamatan Parigi, Kabupaten Muna, Kamis (09/01/2025).

Dua mantan kepala desa tersebut yakni, Laode Awori, mantan kepala Desa Latampu yang mengklaim lahan SDN 5 Parigi seluas 60×80 meter dan mantan Kades Laiba, Laode Ndomuka, yang mengklaim lahan di lokasi kantor desa Laiba.

Diklaimnya lahan tersebut setelah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Muna turun untuk mengukur tanah-tanah yang belum disertifikatkan melalui Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona) yang diselenggarakan oleh Kementerian ATR/BPN.

Plt Bupati Muna, Bachrun Labuta menjelaskan, permasalahan dua lahan tersebut akan segera ditindaklanjuti. Ia meminta pihak desa dan kecamatan terlebih dahulu menyelesaikan persoalan tersebut. Jika tidak sanggup, maka Pemda akan mengambil alih untuk dibahas di tingkat kabupaten.

“Masalah dua lahan di Desa Laiba akan kita bahas di tingkat kabupaten,” Ucapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Laiba, Boi Sandri mengungkapkan, permasalahan dua lahan tersebut sudah lama terjadi. Pemerintah Desa dan pihak terkait sudah sering lakukan mediasi, namun hingga kini belum melahirkan solusi.

“Masyarakat sudah resah karna permaslahan ini sudah lama,” Jelasnya.

Untuk lahan SDN 5 Parigi kata Boi Sandri, tahun 1986 Pemerintah Desa menghibahkan ke pihak sekolah dan hibahnya diperbarui tahun 1999. Di atas tanah tersebut kemudian dibangunkan rumah jabatan untuk guru.

 

Penulis: Burhan Odhe 

REDAKSI 

Berita Menarik Lainnya

Utamakan Keselamatan Pengguna Jalan Saat Arus Mudik Lebaran, Lurah Napabalano dan Instansi Terkait Laksanakan Kerja Bakti di Sepanjang Jalan Nasional Wilayah Cagar Alam

7 Maret 2026 - 22:05 WITA

Polda Sultra Mulai Proses Penyelidikan Atas Laporan Penyerobotan Lahan Oleh Bupati Bombana, Kuasa Hukum: Kami Akan Awasi Secara Ketat Proses Itu 

22 Januari 2026 - 16:27 WITA

Serobot Lahan Warga, Bupati Bombana Dilaporkan ke Polda Sultra 

15 Januari 2026 - 16:03 WITA

Buntut Adanya Laporan Dugaan Penggelapan Dana Pinjaman di Polda Sultra, La Ode Darwin Diminta Segera Nonaktifkan Sementara Kadis PU Muna Barat

14 Januari 2026 - 11:44 WITA

Diduga Terlibat Kasus Penggelapan Dana Pinjaman, Kadis PU Muna Barat Dilaporkan ke Polda Sultra

13 Januari 2026 - 12:15 WITA

Viral di Daerah