Menu

Mode Gelap
Utamakan Keselamatan Pengguna Jalan Saat Arus Mudik Lebaran, Lurah Napabalano dan Instansi Terkait Laksanakan Kerja Bakti di Sepanjang Jalan Nasional Wilayah Cagar Alam Korban Penipuan dan Penggelapan Dana Pinjaman Jalani Pemerikasaan di Polres Muna Polda Sultra Mulai Proses Penyelidikan Atas Laporan Penyerobotan Lahan Oleh Bupati Bombana, Kuasa Hukum: Kami Akan Awasi Secara Ketat Proses Itu  Serobot Lahan Warga, Bupati Bombana Dilaporkan ke Polda Sultra  Buntut Adanya Laporan Dugaan Penggelapan Dana Pinjaman di Polda Sultra, La Ode Darwin Diminta Segera Nonaktifkan Sementara Kadis PU Muna Barat Diduga Terlibat Kasus Penggelapan Dana Pinjaman, Kadis PU Muna Barat Dilaporkan ke Polda Sultra

Daerah

Terkait Pencatutan Nama Oknum Jaksa Di Kasus Dugaan Pemerasan Panwascam, Kejari Wakatobi Tunggu Arahan Kejati Sultra

badge-check

ULASINDONESIA.COM, WAKATOBI, SULAWESI TENGGARA – Kejaksaan Negeri Kabupaten Wakatobi angkat suara terkait beredarnya rekaman suara yang mencatut Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) perihal dugaan pemerasan yang dilakukan oleh oknum Polres Wakatobi.

Rekaman suara dugaan pemerasan terhadap oknum Panitia Pengawas Pemilihan Kecamatan (Panwascam) Wangi-wangi Selatan tersebut mencuat  saat diperiksa sebagai saksi dalam kasus pengelembungan suara di Pemilihan legislatif Februari 2024 yang lalu.

Saat dikonfirmasi, Kasi Pidum Kejari Wakatobi melalui Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel), Deni Mulyawan membenarkan adanya rekaman viral yang mencatut nama oknum Jaksa di Kejari Wakatobi. Deni Mulyawan mengaku pihaknya kaget dengan mencuatnya kasus dugaan pemerasan yang mencatut nama oknum rekan kerjanya tersebut.

” Namun, asas praduga tak bersalah harus tetap dikedepankan dalam persoalan tersebut,” kata Deni Mulyawan.

” Kami juga telah melaporkan secara lisan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) dan tinggal menunggu arahan lebih lanjut,” Ucapnya Senin 30 Desember 2024.

Dalam Persoalan tersebut, Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel), Deni Mulyawan mengatakan bahwa pihaknya akan menangani sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP) yang berlaku.

Olehnya itu, lanjut Deni mengatakan, pihaknya akan melakukan klarifikasi internal terlebih dahulu untuk mengungkap fakta dari kasus ini. Karena ini menyangkut nama lembaga agar tidak disalahgunakan.

” Inikan masih dugaan, nah untuk membuat terang ini peristiwa tentu membutuhkan alat bukti dan salah satunya adalah klarifikasi. Apakah tim Gukumdu ini tau atau tidak peristiwa tersebut atau hanya di bawa-bawa saja, kan kami nda tau,” Bebernya.

Untuk diketahui, sebanyak enam orang Jaksa yang tergabung di Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) untuk mewakili Kejaksaaan Negeri (Kejari) Wakatobi pada Pemilihan legislatif Februari 2024 lalu.

 

Penulis : La Ode Nur Akbar

REDAKSI

Berita Menarik Lainnya

Utamakan Keselamatan Pengguna Jalan Saat Arus Mudik Lebaran, Lurah Napabalano dan Instansi Terkait Laksanakan Kerja Bakti di Sepanjang Jalan Nasional Wilayah Cagar Alam

7 Maret 2026 - 22:05 WITA

Polda Sultra Mulai Proses Penyelidikan Atas Laporan Penyerobotan Lahan Oleh Bupati Bombana, Kuasa Hukum: Kami Akan Awasi Secara Ketat Proses Itu 

22 Januari 2026 - 16:27 WITA

Serobot Lahan Warga, Bupati Bombana Dilaporkan ke Polda Sultra 

15 Januari 2026 - 16:03 WITA

Buntut Adanya Laporan Dugaan Penggelapan Dana Pinjaman di Polda Sultra, La Ode Darwin Diminta Segera Nonaktifkan Sementara Kadis PU Muna Barat

14 Januari 2026 - 11:44 WITA

Diduga Terlibat Kasus Penggelapan Dana Pinjaman, Kadis PU Muna Barat Dilaporkan ke Polda Sultra

13 Januari 2026 - 12:15 WITA

Viral di Daerah