Menu

Mode Gelap
Utamakan Keselamatan Pengguna Jalan Saat Arus Mudik Lebaran, Lurah Napabalano dan Instansi Terkait Laksanakan Kerja Bakti di Sepanjang Jalan Nasional Wilayah Cagar Alam Korban Penipuan dan Penggelapan Dana Pinjaman Jalani Pemerikasaan di Polres Muna Polda Sultra Mulai Proses Penyelidikan Atas Laporan Penyerobotan Lahan Oleh Bupati Bombana, Kuasa Hukum: Kami Akan Awasi Secara Ketat Proses Itu  Serobot Lahan Warga, Bupati Bombana Dilaporkan ke Polda Sultra  Buntut Adanya Laporan Dugaan Penggelapan Dana Pinjaman di Polda Sultra, La Ode Darwin Diminta Segera Nonaktifkan Sementara Kadis PU Muna Barat Diduga Terlibat Kasus Penggelapan Dana Pinjaman, Kadis PU Muna Barat Dilaporkan ke Polda Sultra

Daerah

Tak Ada Pungli dan Mafia Pendidikan di STIMIK Bina Bangsa Kendari

badge-check

ULASINDONESIA.COM., KENDARI, SULAWESI TENGGARA – Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Bina Bangsa Kendari memastikan bahwa tidak ada praktik pungutan liar (Pungli) dan sarang mafia pendidikan dalam proses magang mahasiswa seperti yang dilontarkan oleh sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)

“ Sebagai mahasiswa, kami yang terlibat langsung dalam proses ini sangat yakin bahwa tudingan tersebut tidak berdasar. Semua prosedur magang dilaksanakan dengan transparan dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata Aldi Lamoito yang juga merupakan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STIMIK Bina Bangsa, saat konferensi pers Minggu 24 November 2024.

Aldi Lamoito juga menegaskan, bahwa semua prosedur magang yang dilakukan di kampus STIMIK Bina Bangsa sudah sesuai dengan aturan dan tidak ada pungli yang terjadi.

” Terlebih masalah tudingan yang mengatakan kampus kami sebagai sarang mafia pendidikan, itu sangat tidak benar,” tegas Aldi

Aldi Lamoito juga menambahkan, bahwa kampus Bina Bangsa selalu menjalin koordinasi dengan Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI) untuk memastikan bahwa semua aktivitas akademik berjalan dengan baik dan sesuai standar.

“ Dari proses perkuliahan hingga persiapan wisuda yang akan dilaksanakan pada 2 Desember mendatang, kampus selalu berkoordinasi dengan PDDIKTI. Bahkan PDDIKTI sudah mengetahui bahwa mahasiswa kami akan di yudisium pada 30 November,” bebernya.

Lebih lanjut, Aldi menekankan bahwa jika kampus Bina Bangsa memang melanggar aturan, maka sudah sejak lama proses perkuliahan dan aktivitas kampus lainnya akan dihentikan oleh pihak berwenang.

“ Jadi sampai dengan saat ini kampus kami masih berjalan normal, kegiatan perkuliahan juga berjalan seperti biasa. Jika ada pelanggaran, sudah pasti aktivitas ini tidak akan berlangsung,” tegasnya.

Aldi Lamoito juga mengimbau agar pihak-pihak yang berada di luar kampus untuk tidak lagi sembarang menyebarkan isu yang tidak jelas kebenarannya. Dirinya juga menegaskan, bahwa mahasiswa dan civitas akademika STMIK Bina Bangsa lebih mengetahui kondisi kampus mereka.

“ Kami yang berkuliah di sini, jadi kami juga yang lebih tahu tentang apa yang terjadi di kampus kami. Kami juga agar meminta agar stop membuat isu-isu yang tidak berdasar ini,” pungkasnya.

REDAKSI

 

Berita Menarik Lainnya

Utamakan Keselamatan Pengguna Jalan Saat Arus Mudik Lebaran, Lurah Napabalano dan Instansi Terkait Laksanakan Kerja Bakti di Sepanjang Jalan Nasional Wilayah Cagar Alam

7 Maret 2026 - 22:05 WITA

Polda Sultra Mulai Proses Penyelidikan Atas Laporan Penyerobotan Lahan Oleh Bupati Bombana, Kuasa Hukum: Kami Akan Awasi Secara Ketat Proses Itu 

22 Januari 2026 - 16:27 WITA

Serobot Lahan Warga, Bupati Bombana Dilaporkan ke Polda Sultra 

15 Januari 2026 - 16:03 WITA

Buntut Adanya Laporan Dugaan Penggelapan Dana Pinjaman di Polda Sultra, La Ode Darwin Diminta Segera Nonaktifkan Sementara Kadis PU Muna Barat

14 Januari 2026 - 11:44 WITA

Diduga Terlibat Kasus Penggelapan Dana Pinjaman, Kadis PU Muna Barat Dilaporkan ke Polda Sultra

13 Januari 2026 - 12:15 WITA

Viral di Daerah