crossorigin="anonymous">

Menu

Mode Gelap
GEMPA Indonesia Desak Kejagung Ambil Alih Kasus Yang Hendip di Meja APH  Gelar Aksi di DPRD Sultra, NCC Minta Badan Kehormatan Segera Periksa Oknum Anggota Fraksi Nasdem Musisi Sultra Peduli Gelar Aksi Ngamen Bantu Masyarakat Terdampak Bencana di Sumatra  Dugaan Penipuan Bermodus Arisan Resmi Dilaporkan ke Polda Sultra  Terlibat Penyiksaan Terhadap Penyandang Disabilitas, Seorang Wanita Bersama Tiga Pria di Amankan Buser77 Polresta Kendari 

Daerah · 17 Nov 2025 17:42 WITA ·

Diduga Ada Penyimpangan Dalam Pengelolaan Manajemen, AMM Sultra Segel Ruang Rektor UMK


 Diduga Ada Penyimpangan Dalam Pengelolaan Manajemen, AMM Sultra Segel Ruang Rektor UMK Perbesar

ULASINDONESIA.COM., SULAWESI TENGGARA-Angkatan Muda Muhammadiyah Sulawesi Tenggara (AMM Sultra) menggelar aksi demonstrasi di depan Kampus Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK), Senin, 17 November 2025. Aksi tersebut merupakan bentuk protes atas dugaan penyimpangan manajemen kampus sejak kepemimpinan Rektor Prof. Dr. Ir. H. Muhammad Nurdin, M.Sc., IPU., ASEAN Eng.

Dalam aksi tersebut, massa aksi melakukan pembakaran ban serta menyegel ruang Rektor dan sejumlah ruangan lain di lingkungan kampus.

Tak hanya menyegel ruang Rektor, massa aksi juga membacakan pernyataan sikap yang menyoroti berbagai dugaan ketidaksesuaian tata kelola kampus dengan spirit dan prinsip perguruan tinggi Muhammadiyah. Mereka menilai arah kepemimpinan Rektor sudah tidak lagi sejalan dengan nilai-nilai dasar persyarikatan.

Selain itu, AMM Sultra juga menuding adanya sejumlah persoalan, mulai dari ketidakberpihakan pada kader Muhammadiyah dalam rekrutmen dosen dan tenaga kependidikan, hingga praktik promosi jabatan yang diduga sarat kepentingan keluarga. Rekrutmen staf yang dinilai tidak transparan serta penunjukan pengajar yang dianggap tidak memenuhi standar kompetensi turut mendapat sorotan.

BACA JUGA:  La Ode Aca, Pastikan Tak Ada Pungli Dalam Pelaksanaan Program Infrastruktur Berbasis Masyarakat 2025

Massa aksi juga menilai Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari juga terlalu sering melakukan perjalanan ke luar negeri tanpa hasil yang jelas bagi pengembangan kampus. Pengangkatan pejabat struktural seperti Ketua Program Studi disebut tidak sesuai dengan Statuta UMK tahun 2023, sementara penunjukan PLT Wakil Rektor IV dinilai tidak melalui mekanisme yang semestinya.

Sementara di Fakultas Hukum, massa AMM Sultra juga menyoroti dugaan adanya penyalahgunaan dana mahasiswa magister serta pembukaan rekening terpisah yang berujung pada hilangnya dana hingga ratusan juta rupiah oleh seorang staf magang. Hal itu, menurut mereka, menunjukkan lemahnya sistem tata kelola yang merugikan amal usaha UMK.

“Kami akan menyegel dan memboikot aktivitas kampus apabila tuntutan ini tidak diindahkan,” tegas Adiyansah, Humas Pergerakan Kader Muda Bergerak, dalam orasinya dan saat memberikan keterangan resmi kepada awak media.

Buntut penyegelan tersebut, Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Kendari yang ditemui di ruang kerjanya belum memberikan tanggapan terkait aksi dan tuntutan massa dari AMM Sultra.

BACA JUGA:  Amara Sultra Resmi Laporkan PT MUS di Polda Sultra 

Untuk diketahui, atas temuan-temuan tersebut, AMM Sultra menyampaikan 3 (tiga) tuntutan utama:

1. Mendesak Pimpinan Pusat Muhammadiyah mencopot Rektor Prof. Muhammad Nurdin karena dianggap gagal menjaga integritas dan tata kelola kampus.

2. Mendesak rektor pengganti mencopot Dekan Fakultas Hukum, sekaligus memastikan kaderisasi dan promosi jabatan dilakukan secara transparan.

3. Meminta PP Muhammadiyah membentuk Tim Audit Independen untuk menyelidiki pengelolaan keuangan UM Kendari, termasuk perjalanan dinas rektor serta dugaan penyalahgunaan anggaran lainnya.(***)

 

Penulis: Anton

REDAKSI

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

GEMPA Indonesia Desak Kejagung Ambil Alih Kasus Yang Hendip di Meja APH 

11 Desember 2025 - 12:55 WITA

Gelar Aksi di DPRD Sultra, NCC Minta Badan Kehormatan Segera Periksa Oknum Anggota Fraksi Nasdem

10 Desember 2025 - 08:08 WITA

Musisi Sultra Peduli Gelar Aksi Ngamen Bantu Masyarakat Terdampak Bencana di Sumatra 

9 Desember 2025 - 19:50 WITA

Kejari Bombana Diduga Tutup Mata Dalam  Kasus Dugaan Penggunaan Material Ilegal Proyek Jalan Bypass-Rumbia, Ada Apa?

6 Desember 2025 - 19:16 WITA

Dua Aleg Fraksi Nasdem Sultra Dipolisikan, Diduga Menambang Batu Secara Ilegal

5 Desember 2025 - 09:02 WITA

GPMI Geruduk DPRD Sultra Minta KPK RI Periksa Ketua DPW Nasdem Sultra Dalam Kasus Pengadaan Kapal Azimut

4 Desember 2025 - 17:06 WITA

Trending di Daerah