Menu

Mode Gelap
Ridwan Bae Serap Aspirasi Masyarakat Dalam Rangka Penguatan Sistem Demokrasi Indonesia  Utamakan Keselamatan Pengguna Jalan Saat Arus Mudik Lebaran, Lurah Napabalano dan Instansi Terkait Laksanakan Kerja Bakti di Sepanjang Jalan Nasional Wilayah Cagar Alam Korban Penipuan dan Penggelapan Dana Pinjaman Jalani Pemerikasaan di Polres Muna Polda Sultra Mulai Proses Penyelidikan Atas Laporan Penyerobotan Lahan Oleh Bupati Bombana, Kuasa Hukum: Kami Akan Awasi Secara Ketat Proses Itu  Serobot Lahan Warga, Bupati Bombana Dilaporkan ke Polda Sultra  Buntut Adanya Laporan Dugaan Penggelapan Dana Pinjaman di Polda Sultra, La Ode Darwin Diminta Segera Nonaktifkan Sementara Kadis PU Muna Barat

Daerah

Pesawat Udara Super Air Jet (SAJ) Hengkang Mengudara di Kabupaten Wakatobi 

badge-check

ULASINDONESIA.COM, WAKATOBI, SULAWESI TENGGARA – Belum cukup delapan (8) kali mengudara di Kabupaten Wakatobi, pesawat udara Super Air Jet (SAJ) resmi tidak mengudara di bandara udara Matahora Kabupaten Wakatobi.

Sebelumnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wakatobi Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) bersama pihak PT Super Air Jet Minggu 22 September 2024 lalu dan diresmikan mengudara pada tanggal 1 November 2024 dengan rute Bandara Sultan Hasanuddin (Makassar)- Bandara Udara Matahora (Wakatobi) PP.

Saat dilakukan konfirmasi oleh media ini, pegawai bandara udara Matahora Wakatobi, Kamaluddin, membenarkan adanya penghentian penerbangan pesawat PT Super Air Jet mengudara di Kabupaten Wakatobi sampai waktu yang belum bisa di tentukan.

” Sesuai surat resmi yang kami terima dari PT Super Air Jet, betul karena per satu Desember itu untuk melayani penerbangan di Kabupaten Wakatobi tidak ada lagi ” Ucapnya Selasa 26 November 2024.

Lanjutnya, Ia menyampaikan belum mengetahui pasti alasannya pihak PT Super Air Jet menghentikan penerbangan dari dan ke Kabupaten Wakatobi.

” Dua kali seminggu pesawat tersebut mengudara dan baru tujuh kali mengudara. Penerbangan terakhirnya itu hari Kamis, 28 Oktober 2024. Jadi, terhitung delapan kali mengudara di Kabupaten Wakatobi,” pungkasnya.

 

Penulis : La Ode Nur Akbar

REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Viral di Daerah