crossorigin="anonymous">

Menu

Mode Gelap
GEMPA Indonesia Desak Kejagung Ambil Alih Kasus Yang Hendip di Meja APH  Gelar Aksi di DPRD Sultra, NCC Minta Badan Kehormatan Segera Periksa Oknum Anggota Fraksi Nasdem Musisi Sultra Peduli Gelar Aksi Ngamen Bantu Masyarakat Terdampak Bencana di Sumatra  Dugaan Penipuan Bermodus Arisan Resmi Dilaporkan ke Polda Sultra  Terlibat Penyiksaan Terhadap Penyandang Disabilitas, Seorang Wanita Bersama Tiga Pria di Amankan Buser77 Polresta Kendari 

Daerah · 23 Mei 2024 11:19 WITA ·

Hardani: Perindag Muna Tak Tahu Menahu Perihal Jual Beli Kios di Pasar Laino


 Hardani: Perindag Muna Tak Tahu Menahu Perihal Jual Beli Kios di Pasar Laino Perbesar

ULASINDONESIA.COM., MUNA – Kepala Dinas (KADIS)  Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Hardani Muuri, buka suara terkait adanya Mafia kios di pasar Sentral Laino Raha. Pada Rabu 22/5/2024

Terkait dengan ramainya rumor tentang adanya dugaan mafia kios di pasar Sentral laino Raha beberapa waktu lalu, Kadis Perindag Kabupaten Muna Hardani muuri mengatakan, pihaknya tidak tahu menahu soal isu adanya jual beli kios di pasar Sentral laino Raha.

” Kami tidak mengetahui adanya Jual beli kios, sampai saat ini Dinas Perindag Kabupaten Muna, belum mendapatkan laporan jual beli kios. Jika ada yang memperjual belikan kios atau ada yang merasa di rugikan agar segera  melaporkan, supaya di ketahui siapa oknum yang memperjual belikan ini kios di pasar Sentral laino Raha”, kata Hardani.

BACA JUGA:  Gaji Tak Terbayarkan, Pegawai Puskesmas Liya Mogok Kerja 

Hardani juga menjelaskan, bahwa prosedur pembagian kios kepada 1.304 pedagang melalui sistem Lot dan diperuntukan hanya untuk para pedagang yang telah terdaftar namanya di data Dinas Perindag Kabupaten Muna.

” Iya, Ada 323 pedagang masih tergolong belum mendapatkan kios, sementara masih darurat dan akan menjadi perhatian Dinas  Perindag kedepan”, jelas Hardani.

Selanjutnya, kata Hardani bahwa, Pihak Perindag juga menyebut Kios di pasar saat ini sudah tidak ada yang kosong, namun pihak Perindag sedang memebentuk tim, untuk mengecek kios kosong dan tidak terpakai.

BACA JUGA:  Nama dan Jabatanya di Catut Sebagai Bagaian Tidak Dibahasnya APBD-P 2023, Ini Respon Sekertaris Nasdem Wakatobi 

“Apabila ada kios kosong dan sudah tidak terpakai dan juga tidak membayar retribusi Untuk APBD, maka kami akan tarik untuk di berikan kepada pedagang yang belum punya kios karena masih banyak pedagang tidak memiliki kios”, tutup Hardani Muuri.

 

Penulis:Afrizal

Artikel ini telah dibaca 189 kali

Baca Lainnya

GEMPA Indonesia Desak Kejagung Ambil Alih Kasus Yang Hendip di Meja APH 

11 Desember 2025 - 12:55 WITA

Gelar Aksi di DPRD Sultra, NCC Minta Badan Kehormatan Segera Periksa Oknum Anggota Fraksi Nasdem

10 Desember 2025 - 08:08 WITA

Musisi Sultra Peduli Gelar Aksi Ngamen Bantu Masyarakat Terdampak Bencana di Sumatra 

9 Desember 2025 - 19:50 WITA

Kejari Bombana Diduga Tutup Mata Dalam  Kasus Dugaan Penggunaan Material Ilegal Proyek Jalan Bypass-Rumbia, Ada Apa?

6 Desember 2025 - 19:16 WITA

Dua Aleg Fraksi Nasdem Sultra Dipolisikan, Diduga Menambang Batu Secara Ilegal

5 Desember 2025 - 09:02 WITA

GPMI Geruduk DPRD Sultra Minta KPK RI Periksa Ketua DPW Nasdem Sultra Dalam Kasus Pengadaan Kapal Azimut

4 Desember 2025 - 17:06 WITA

Trending di Daerah