Menu

Mode Gelap
Utamakan Keselamatan Pengguna Jalan Saat Arus Mudik Lebaran, Lurah Napabalano dan Instansi Terkait Laksanakan Kerja Bakti di Sepanjang Jalan Nasional Wilayah Cagar Alam Korban Penipuan dan Penggelapan Dana Pinjaman Jalani Pemerikasaan di Polres Muna Polda Sultra Mulai Proses Penyelidikan Atas Laporan Penyerobotan Lahan Oleh Bupati Bombana, Kuasa Hukum: Kami Akan Awasi Secara Ketat Proses Itu  Serobot Lahan Warga, Bupati Bombana Dilaporkan ke Polda Sultra  Buntut Adanya Laporan Dugaan Penggelapan Dana Pinjaman di Polda Sultra, La Ode Darwin Diminta Segera Nonaktifkan Sementara Kadis PU Muna Barat Diduga Terlibat Kasus Penggelapan Dana Pinjaman, Kadis PU Muna Barat Dilaporkan ke Polda Sultra

Daerah

Gelar Pamitan di Muna, Ini Pesan Nur Alam

badge-check

” Di terunggu bukanlah peristiwa yang luar biasa bagi saya yang sudah melewati tapi mungkin luar biasa bagi yang belum pernah di terunggu “

ULASINDONESIA.COM., MUNA, SULAWESI TENGGARA – Bersama Istri (Dra. Hj. Tina Nur Alam, M.M),  Mantan Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara Dua periode Dr. H. Nur Alam, SE., M.Si berkunjung di Kabupaten Muna, pada Kamis 27 Juni 2024 untuk menghadiri kegiatan Pamintan yang tertunda di beberapa titik yang telah di siapkan oleh panitia pelaksana.

Ketgam: Pose bersama dalam kegiatan Pamitan Yang Tertunda

Bertempat di Barughano Wuna, H. Nur Alam, selain berpamitan kepada Masyarakat Kabupaten Muna dirinya juga menitipkan beberapa pesan untuk Masyarakat Kabupaten Muna yang merupakan salah satu pilar terbentuknya Provinsi Sulawesi Tenggara.

” Sungguh, saya sangat merindukan saat seperti ini dan saya juga sungguh sangat merasa berhutang budi kepada seluruh masyarakat Kabupaten Muna, dimana kepemimpinan saya bersama Pak Saleh Lasata selama Dua Priode tak lepas dari dukungan penuh seluruh Masyarakat Muna Raya,” ucap H. Nur Alam.

Selanjutnya, kata H. Nur Alam mengatakan, bahwa seyogyanya sebagai seorang yang beradab dan beradat yang senantiasa menjaga etika, silahturahmi, budi pekerti maka selayaknya bersama Saleh Lasata, setelah di pilih dan di akhir masa jabatan maka pekerjaan sosial kemasyarakatan yang harus kami lakukan adalah pamitan kepada seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara termasuk Kabupaten Muna.

” Namun di tahun ke 9 (Sembilan) bulan ke 5 (lima) saya harus mempertanggung jawabkan (tanggung jawab saya) dalam pemeriksaan di Lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi dan mulai saat itu juga saya sudah tidak diperkenankan lagi untuk pulang ke rumah,” jelas H. Nur Alam.

Lebih jauh, kata mantan Gubernur Sulawesi Tenggara ini mengatakan, bahwa proses pemeriksaan dan penahanan dirinya adalah suatu konsekwensi hukum yang harus dihadapi dan dipertanggung jawabkan oleh setiap pemimpin ketika dinilai melakukan pelanggaran-pelanggaran dalam menjalankan tugas dan jabatannya.

” Itupun, tidak kemudian yang bersangkutan secara otomatis di nyatakan bersalah, sebab Negara tetap memberikan ruang kepada kita untuk melakukan pembelaan diri, dan di Pengadilan itulah kita berkesempatan melakukan pembelaan diri menutut keadilan dan perlakuan yang sama di depan hukum,” jelas mantan Gubernur Sulawesi Tenggara 2 periode.

Ketgam: Susana kegiatan silahturahmi pamitan yang tertunda oleh H. Nur Alam

” Sebagai catatan, Polisi, Jaksa dan Hakim juga manusia biasa, keadilan hanya ada pada Allah Subhana Wataallah,” lanjut Dr. H. Nur Alam, SE., M.Si.

Olehnya itu, lanjut Gubernur Sulawesi Tenggara 2 (Dua) periode ini menyampaikan rasa terimakasihnya kepada seluruh masyarakat Muna Raya yang telah memenangkan dirinya bersama Saleh Lasata untuk menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur secara mayoritas dari mulai periode pertama sampai dengan periode ke 2 (Dua).

” Saya terus terang saja kalau tidak ada Muna, tidak mungkin saya jadi Gubernur, makanya setiap hajat saya, saya selalu menjadikan Muna sebagai bagian senjata utama saya, karena saya tau mulai dari hubungan moril dan hubungan emosional, maupun hubungan politik saya dengan saudara-saudara saya seluruh masyarakat Muna Raya, disini (di Muna) sama dengan kampung halaman saya sendiri,”tutup H. Nur Alam.

 

REDKASI

Berita Menarik Lainnya

Utamakan Keselamatan Pengguna Jalan Saat Arus Mudik Lebaran, Lurah Napabalano dan Instansi Terkait Laksanakan Kerja Bakti di Sepanjang Jalan Nasional Wilayah Cagar Alam

7 Maret 2026 - 22:05 WITA

Polda Sultra Mulai Proses Penyelidikan Atas Laporan Penyerobotan Lahan Oleh Bupati Bombana, Kuasa Hukum: Kami Akan Awasi Secara Ketat Proses Itu 

22 Januari 2026 - 16:27 WITA

Serobot Lahan Warga, Bupati Bombana Dilaporkan ke Polda Sultra 

15 Januari 2026 - 16:03 WITA

Buntut Adanya Laporan Dugaan Penggelapan Dana Pinjaman di Polda Sultra, La Ode Darwin Diminta Segera Nonaktifkan Sementara Kadis PU Muna Barat

14 Januari 2026 - 11:44 WITA

Diduga Terlibat Kasus Penggelapan Dana Pinjaman, Kadis PU Muna Barat Dilaporkan ke Polda Sultra

13 Januari 2026 - 12:15 WITA

Viral di Daerah