ULASINDONESIA.COM., MUNA, SULAWESI TENGGARA-Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M, pemerintah Kelurahan Napabalano bersama Polsek Tampo, masyarakat, Tokoh Masyarakat, dan BKSDA (Badan Konsevasi Sumber Daya Alam) Tampo laksanakan kerja bakti membersihkan dahan dan ranting pohon di sepanjang jalan nasional wilayah Cagar Alam Tampo, Jumat, 7 Maret 2026.
Kegiatan ini sebagai langkah antisipasi dalam menghadapi peningkatan volume kendaraan selama arus mudik dan balik Lebaran.
Berdasarkan pantauan lapangan, kerja bakti ini di fokuskan pada pembersihan sejumlah dahan dan ranting pohon yang masuk ke badan jalan nasional di kawasan Cagar Alam Napabalano.
Kerja bakti ini dilaksanakan atas persetujuan dan arahan Kepala Resort Konservasi KSDA Muna, yang diwakili oleh BKSDA Tampo.
Lurah Napabalano, Cahya Tamsil mengatakan, bahwa dahan dan ranting sangat berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan serta menghambat kelancaran lalu lintas. Selain itu, dahan dan ranting juga dapat menciptakan blind spot yang dapat mengurangi jarak pandang pengemudi.
“Dahan dan ranting yang menjorok ke jalan sangat membahayakan pengguna, apalagi saat arus mudik. Kami bergerak cepat agar lalu lintas tetap aman dan lancar,” ujar Lurah Napabalano.
Lurah Napabalano juga mengataKan, bahwa pemerintah Kelurahan bersama perangkat terkait mengambil langkah proaktif untuk meminimalisir risiko kecelakaan dan gangguan lalu lintas menjelang puncak arus mudik dan balik lebaran tahun 2026.
Ditempat yang sama, Kapolsek Tampo, IPDA Amran, S.Sos., mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap waspada, mematuhi rambu lalu lintas, dan menjaga kebersihan lingkungan demi kelancaran arus mudik dan balik Lebaran tahun ini.
“Tetap waspada, patuhi rambu lalu lintas, dan jaga kebersihan demi kelancaran mudik Lebaran,” punhkas IPDA Amran, S.Sos.(***)
Penulis: Bardal
Redaksi


















