Menu

Mode Gelap
Korban Penipuan dan Penggelapan Dana Pinjaman Jalani Pemerikasaan di Polres Muna Polda Sultra Mulai Proses Penyelidikan Atas Laporan Penyerobotan Lahan Oleh Bupati Bombana, Kuasa Hukum: Kami Akan Awasi Secara Ketat Proses Itu  Serobot Lahan Warga, Bupati Bombana Dilaporkan ke Polda Sultra  Buntut Adanya Laporan Dugaan Penggelapan Dana Pinjaman di Polda Sultra, La Ode Darwin Diminta Segera Nonaktifkan Sementara Kadis PU Muna Barat Diduga Terlibat Kasus Penggelapan Dana Pinjaman, Kadis PU Muna Barat Dilaporkan ke Polda Sultra Aktifitas Pertambangan IUP PT Kasmar Tiar Raya Dirintangi, Kuasa Hukum: Itu Pidana, Telah Kami Laporkan!!

Daerah

KOP Sultra Beri Apresiasi dan Terimakasih Kepada Gubernur Sultra

badge-check

ULASINDONESIA.COM., SULAWESI TENGGARA-Polemik mengenai persoalan Mahasiswa Sultra di Jakarta kini mulai menemukan titik terang dan solusi terbaik. Dimana sebelumnya publik Sulawesi Tenggara di hebohkan dengan adanya penangkapan mahasiswa Sultra di Jakarta yang dilakukan oleh pihak Polres Metro Jakarta Pusat.

Salianto, selaku Ketua KOP Sultra mengungkapkan bahwa awal persoalan ini dimulai saat adik – adik Mahasiswa menduduki kantor penghubung Sultra yang beralamat di jalan Sumenep, Menteng jakarta Pusat. Mereka menuntut pembangunan asrama mahasiswa kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara. Namun pihak Kantor Penghubung Sultra di Jakarta menanggapi persoalan ini dengan cara yang tidak elegan. Seperti diketahui, Kepala Kantor penghubung justru memerintahkan staffnya untuk melaporkan Mahasiswa asal Sultra ke Kepolisian hanya karena persoalan dugaan pengerusakan  bunga.

“Semestinya yang dilakukan  Kepala kantor penghubung Jakarta itu, merespon adik-adik Mahasiswa dengan memberikan penjelasan yang tepat kepada adik – adik mahasiswa. Bukan malah melapor ke Polisi,” kata Salianto pada Sabtu, 11 Oktober 2025.

Sebagai bentuk solidaritas, lanjut Salianto mengatakan, beberapa OKP dan ORMAS Sultra  telah menemui Gubernur Sulawesi Tenggara di Rumah Jabatan untuk menyampaikan aspirasi mereka untuk adik – adik Mahasiswa di Jakarta.

“Dari hasil diskusi bersama  Gubernur Andi Sumangerukka di rujab pada Jum’at, 10 Oktober 2025, sudah menemukan solusi terbaik. Pak Gubernur telah memerintahkan agar Adik – adik Mahasiswa segera dibebaskan dan Kantor Penghubung di Jakarta segera mencabut laporan polisi, agar adik – adik bisa kembali menjalankan perkuliahan.

Persoalan tuntutan adik-adik Mahasiswa mengenai asrama, Gubernur Sulawesi Tenggara mengatakan, semua akan di upayakan dengan melihat kondisi APBD sultra dan skala Prioritas ke depan.

“Atas nama pribadi serta lembaga KOP Sultra, saya hanya ingin katakan terimakasih kepada Bapak Gubernur Sultra karena sudah menerima aspirasi teman-teman OKP dan Ormas Sultra dengan baik. Kita butuh pemimpin seperti beliau yang bijaksana serta bisa diajak berdiskusi,’ pungkas Salianto.

Penulis: BP Simon

REDAKSI

Berita Menarik Lainnya

Polda Sultra Mulai Proses Penyelidikan Atas Laporan Penyerobotan Lahan Oleh Bupati Bombana, Kuasa Hukum: Kami Akan Awasi Secara Ketat Proses Itu 

22 Januari 2026 - 16:27 WITA

Serobot Lahan Warga, Bupati Bombana Dilaporkan ke Polda Sultra 

15 Januari 2026 - 16:03 WITA

Buntut Adanya Laporan Dugaan Penggelapan Dana Pinjaman di Polda Sultra, La Ode Darwin Diminta Segera Nonaktifkan Sementara Kadis PU Muna Barat

14 Januari 2026 - 11:44 WITA

Diduga Terlibat Kasus Penggelapan Dana Pinjaman, Kadis PU Muna Barat Dilaporkan ke Polda Sultra

13 Januari 2026 - 12:15 WITA

Aktifitas Pertambangan IUP PT Kasmar Tiar Raya Dirintangi, Kuasa Hukum: Itu Pidana, Telah Kami Laporkan!!

12 Januari 2026 - 14:11 WITA

Viral di Daerah