crossorigin="anonymous">

Menu

Mode Gelap
Sambangi Mabes Polri, Ini Kata Ketum KIAMAT  Dua Aleg Fraksi Nasdem Sultra Dipolisikan, Diduga Menambang Batu Secara Ilegal Nasdem Usulkan Pergantian Ketua DPRD Sultra, Praktisi Hukum Sebut Itu Arogansi Partai GPMI Geruduk DPRD Sultra Minta KPK RI Periksa Ketua DPW Nasdem Sultra Dalam Kasus Pengadaan Kapal Azimut KPK RI Sebut Sulawesi Tenggara Potensi Korupsi Masih Amat Sangat Tinggi 

Daerah · 13 Sep 2025 23:38 WITA ·

ASR Sultra: Jangan Diplintir, Tak Ada Bukti Keterlibatan Sufmi Dasco di PT TMS


 ASR Sultra: Jangan Diplintir, Tak Ada Bukti Keterlibatan Sufmi Dasco di PT TMS Perbesar

ULASINDONESIA.COM., SULAWESI TENGGARA -Salah satu koordinator Aliansi Suara Rakyat (ASR), La Ode Hidayat meluruskan pemberitaan soal dugaan keterlibatan Wakil Ketua DPR-RI Sufmi Dasco Ahmad dalam pusaran tambang nikel di PT Tonia Mitra Sejahtera (TMS).

La Ode mengatakan, pemberitaan yang menyebut bahwa Sufmi Dasco ada dibelakang PT TMS, pada aksi di Gedung DPRD Sultra beberapa waktu lalu, merupakan kesalahpahaman yang dilebih-lebihkan.

“Kami mau menegaskan bahwa, pernyataan dalam RDP soal dugaan keterlibatan bapak Sufmi Dasco, saya sebatas mengulas panjang soal dinamika Nasional dan Sultra. Terkhusus tambang ilegal yang masih marak,” kata Dayat kepada awak media, Sabtu, 13 Agustus 2025.

La Ode juga mengungkapkan, sejatinya penyampaian yang dimaksud tersebut hanya sebatas koreksi umum atas representasi pemerintah yang terjadi belakangan ini.

“Saya bermaksud agar semua pejabat di Republik ini, punya empati terhadap rakyat termasuk bapak Sufmi Dasco Ahmad yang biasa menyerap aspirasi masyarakat,” ungkap Dayat.

Olehnya itu, La Ode Hidayat meminta agar pernyataan tersebut tidak dilebih-lebihkan dan ditungangi oleh pihak yang tidak dapat mempertanggung jawabkan kebenarannya.

“Jadi saya rasa penyebutan bapak Sufmi Dasco Ahmad terlalu diplintir dan dilebih-lebihkan dalam pemberitaan,” tegasnya.

“Saya juga meyakini bapak Sufmi Dasco tidak mungkin mau terlibat dalam hal-hal seperti membackingi perusahaan tambang ilegal. Apalagi beliau adalah orang yang selalu menjaga jalannya pemerintahan sesuai visi misi Presiden Prabowo,” bebernya.

Lebih lanjut aktivis jebolan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ini menegaskan, agar persoalan tersebut tidak dilebih-lebihkan, karena bisa menyebabkan presepsi dan tanggapan berlebihan yang membuat situsiasi semakin gaduh.

“Saya harap teman-teman pers dan semua kalangan tidak melebihkan apa yang menjadi argumentasi saya saat hearing di DPRD Sultra,” pungkas La Ode Hidayat. (*”*)

Penulis: Yhoedi

BACA JUGA:  AP2 Sultra Apresiasi Langkah Kejari Muna Bersih-Bersih Korupsi di Wite Barakati

REDAKSI

Artikel ini telah dibaca 167 kali

Baca Lainnya

Dua Aleg Fraksi Nasdem Sultra Dipolisikan, Diduga Menambang Batu Secara Ilegal

5 Desember 2025 - 09:02 WITA

GPMI Geruduk DPRD Sultra Minta KPK RI Periksa Ketua DPW Nasdem Sultra Dalam Kasus Pengadaan Kapal Azimut

4 Desember 2025 - 17:06 WITA

KPK RI Sebut Sulawesi Tenggara Potensi Korupsi Masih Amat Sangat Tinggi 

4 Desember 2025 - 16:59 WITA

Kecam Dugaan Penebangan Mangrove untuk Rumah Pribadi Gubernur Sultra, Ini Kata KPPL Sultra

29 November 2025 - 15:55 WITA

GPMI Dirikan Kemah di Depan Polda Sultra, Desak AM Jadi Tersangka Kasus Speed Boat Azimut Atlantis

29 November 2025 - 09:54 WITA

DPP GPM Soroti Dugaan Pembabatan Mangrove untuk Lahan Milik Gubernur Sultra: Pejabat Tidak Boleh Kebal Aturan

28 November 2025 - 19:05 WITA

Trending di Daerah