crossorigin="anonymous">

Menu

Mode Gelap
GEMPA Indonesia Desak Kejagung Ambil Alih Kasus Yang Hendip di Meja APH  Gelar Aksi di DPRD Sultra, NCC Minta Badan Kehormatan Segera Periksa Oknum Anggota Fraksi Nasdem Musisi Sultra Peduli Gelar Aksi Ngamen Bantu Masyarakat Terdampak Bencana di Sumatra  Dugaan Penipuan Bermodus Arisan Resmi Dilaporkan ke Polda Sultra  Terlibat Penyiksaan Terhadap Penyandang Disabilitas, Seorang Wanita Bersama Tiga Pria di Amankan Buser77 Polresta Kendari 

Daerah · 13 Sep 2025 19:03 WITA ·

AP2 Sultra Apresiasi Langkah Kejari Muna Bersih-Bersih Korupsi di Wite Barakati


 AP2 Sultra Apresiasi Langkah Kejari Muna Bersih-Bersih Korupsi di Wite Barakati Perbesar

ULASINDONESIA.COM., SULAWESI TENGGARA-Aliansi Pemuda dan Pelajar Sulawesi Tenggara (AP2 Sultra) memberikan apresiasi tinggi kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Muna atas komitmennya dalam memberantas kasus korupsi.

Kejaksaan Negeri Muna, menurut AP2 Sultra dinilai berhasil mengungkap sejumlah kasus tindak pidana korupsi yang merugikan keuangan negara. Teranyar penetapan mantan Kepala Dinas Kesehatan inisial TD dan Kasubag Keuangan inisial AZ atas dugaan korupsi dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) dan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di UPTD Puskesmas Lohia Kabupaten Muna tahun 2023–2024.

Ketua umum Aliansi Pemuda dan Pelajar Sulawesi Tenggara (AP2 Sultra), Fardin Nage, dalam konferensi pers mengatakan, secara pribadi dan atasnama Lembaga AP2 Sultra dirinya sangat mengapresiasi langkah yang telah dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Muna dalam penegakan hukum penyelamatan keuangan negara.

BACA JUGA:  DPRD Muna Tegaskan Belum Menerima Dokumen APBD Perubahan dari Pemerintah 

Olehnya itu, Fardin Nage berharap agar dugaan kasus tindak pidana korupsi yang terjadi di Puskesmas Lohia menjadi pintu masuknya aparat penegak hukum dalam hal ini Kejaksaan Negeri Muna untuk membongkar kasus dugaan korupsi yang terjadi di dinas Kesehatan Kabupaten Muna.

” Kami berharap Puskesmas Lohia jangan dijadikan tumbal untuk kemudian menutupi kasus-kasus serupa yang ada di lingkup Dinas Kesehatan Kabupaten Muna,” kata Fardin Nage.

Fardin juga menduga, aliran korupsi dana BOK dan dana Jaminan Kesehatan Nasional yang terjadi di Puskesmas Lohia juga turut mengalir ke beberapa petinggi Dinas Kesehatan Kabupaten Muna.

” Kami minta Kejaksaan Negeri Muna untuk mengusut secara tuntas aliran dana dugaan korupsi BOK dan JKN yang terjadi di Puskesmas Lohia,” tegas Fardin Nage.

AP2 Sultra, lanjut Fardin mengatakan, juga akan terus memberikan support kepada instansi penegak hukum untuk tidak ragu dalam menindaklanjuti setiap kasus korupsi yang dilaporkan.

BACA JUGA:  ASR Minta DPRD Sultra Keluarkan Rekomendasi Penutupan Pelayanan Rumah Sakit Hermina Kendari

Secara keseluruhan, apresiasi dari AP2 Sultra ini menunjukkan adanya dukungan publik terhadap upaya Kejari Muna dalam menciptakan pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi.

Penulis: Yhoedi

REDAKSI

Artikel ini telah dibaca 26 kali

Baca Lainnya

GEMPA Indonesia Desak Kejagung Ambil Alih Kasus Yang Hendip di Meja APH 

11 Desember 2025 - 12:55 WITA

Gelar Aksi di DPRD Sultra, NCC Minta Badan Kehormatan Segera Periksa Oknum Anggota Fraksi Nasdem

10 Desember 2025 - 08:08 WITA

Musisi Sultra Peduli Gelar Aksi Ngamen Bantu Masyarakat Terdampak Bencana di Sumatra 

9 Desember 2025 - 19:50 WITA

Kejari Bombana Diduga Tutup Mata Dalam  Kasus Dugaan Penggunaan Material Ilegal Proyek Jalan Bypass-Rumbia, Ada Apa?

6 Desember 2025 - 19:16 WITA

Dua Aleg Fraksi Nasdem Sultra Dipolisikan, Diduga Menambang Batu Secara Ilegal

5 Desember 2025 - 09:02 WITA

GPMI Geruduk DPRD Sultra Minta KPK RI Periksa Ketua DPW Nasdem Sultra Dalam Kasus Pengadaan Kapal Azimut

4 Desember 2025 - 17:06 WITA

Trending di Daerah