Menu

Mode Gelap
Utamakan Keselamatan Pengguna Jalan Saat Arus Mudik Lebaran, Lurah Napabalano dan Instansi Terkait Laksanakan Kerja Bakti di Sepanjang Jalan Nasional Wilayah Cagar Alam Korban Penipuan dan Penggelapan Dana Pinjaman Jalani Pemerikasaan di Polres Muna Polda Sultra Mulai Proses Penyelidikan Atas Laporan Penyerobotan Lahan Oleh Bupati Bombana, Kuasa Hukum: Kami Akan Awasi Secara Ketat Proses Itu  Serobot Lahan Warga, Bupati Bombana Dilaporkan ke Polda Sultra  Buntut Adanya Laporan Dugaan Penggelapan Dana Pinjaman di Polda Sultra, La Ode Darwin Diminta Segera Nonaktifkan Sementara Kadis PU Muna Barat Diduga Terlibat Kasus Penggelapan Dana Pinjaman, Kadis PU Muna Barat Dilaporkan ke Polda Sultra

Daerah

Miris, Meski Tercatat Sudah Cair Namun Satu Keluarga di Muna Barat Tidak Terima PKH

badge-check

” Saya tidak mengetahui persoalan itu. Kalau datanya lengkap kita akan tindak lanjuti ” 

ULASINDONESIA.COM., MUNA BARAT SULAWESI TENGGARA-Dugaan penyalahgunaan dana bansos PKH kembali terjadi di Kabupaten Muna Barat, Provinsi Sulawesi Tenggara. Pasalnya, oleh media ini ditemukan satu keluarga yang tercatat sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dalam Program Keluaraga Harapan (PKH) mengaku tidak pernah menerima haknya, namun di dalam sistem penyaluran bantuan dana tersebut sudah tercatat cair sejak Desember 2024.

Akbar (nama samaran) mengatakan, sebelum dirinya kembali dari perantauan, dirinya tercatat sebagai penerima PKH di propinsi lain. Akan tetapi saat balik ke Muna Barat diri nya tidak pernah menerima lagi bantuan Program PKH.

” Awalnya ini saya tau dari salah seorang pendaping menyampaikan ke saya, kalau saya masih menerima bantuan PKH. Pendamping tersebut juga memberikan ke saya nomor Kepala Cabang Pembantu PT POS tahun 2024 atas nama pak Rizal. Saat saya menghubungi, pak Rizal megarahkan saya untuk ke kantor pos Kota Kendari,” kata Akbar (nama samaran).

Setelah sampai di Kantor POS Kendari, lanjut Akbar (nama samaran) dirinya mengaku dipersulit karena memang yang saya bawa adalah Kartu Tanda Penduduk (KTP) sementara dari Kabupaten Muna Barat.

” Saat itu saya juga sempat mendengar percakapan lewat telepon antara pegawai kantor POS Kendari dan kantor POS Kambara. Saya juga disuruh menunggu sampai besok dan akan di hubungi. Namun sampai sekarang tak ada lanjutan,” katanya.

Saat ini lanjut Akbar (nama samaran), dirinya hanya bisa berharap jika memang itu adalah haknya semoga segera sampai di tangannya.

Saat dilakukan klarifikasi terhadap Rizal (mantan kepala cabang pembantu PT POS Kambara tahun 2024) melalui telepon selulernya, namu dirinya tidak merespon.

Executive General Manager PT POS Kantor Cabang Utama Kendari, Abdul Hafid saat dilakukan klarifikasi mengatakan, bahwa dirinya tidak mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan dana bansos periode Desember tahun 2024.

” Kalau ada dugaan penyalahgunaan dana bansos, harusnya ada data serta bisa langsung menyampaikan ke satgas atau PIC yang bertanggung jawab di wilayah tersebut. Atau juga di konfirmasi langsung saja sama kepala cabang pembantu PT POS Kambara tahun 2024,” pungkasnya (***)

Penulis: Abhiel

REDAKSI

 

 

 

 

 

Berita Menarik Lainnya

Utamakan Keselamatan Pengguna Jalan Saat Arus Mudik Lebaran, Lurah Napabalano dan Instansi Terkait Laksanakan Kerja Bakti di Sepanjang Jalan Nasional Wilayah Cagar Alam

7 Maret 2026 - 22:05 WITA

Polda Sultra Mulai Proses Penyelidikan Atas Laporan Penyerobotan Lahan Oleh Bupati Bombana, Kuasa Hukum: Kami Akan Awasi Secara Ketat Proses Itu 

22 Januari 2026 - 16:27 WITA

Serobot Lahan Warga, Bupati Bombana Dilaporkan ke Polda Sultra 

15 Januari 2026 - 16:03 WITA

Buntut Adanya Laporan Dugaan Penggelapan Dana Pinjaman di Polda Sultra, La Ode Darwin Diminta Segera Nonaktifkan Sementara Kadis PU Muna Barat

14 Januari 2026 - 11:44 WITA

Diduga Terlibat Kasus Penggelapan Dana Pinjaman, Kadis PU Muna Barat Dilaporkan ke Polda Sultra

13 Januari 2026 - 12:15 WITA

Viral di Daerah