” Bersama kita jadikan kehadiran KPK-RI di Bumi Anoa sebagai momentum untuk bersih-bersih dunia pendidikan dan Kesehatan”
ULASINDONESIA.COM., SULAWESI TENGGARA–Aksi unjuk rasa besar-besaran bakal mengguncang Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu, 30 Juli 2025. Aliansi Pemuda Pelajar (AP2) Sultra yang dikomandoi oleh La Ode Hasanuddin Kansi Dewan Pembina AP2 Sultra menyatakan, bahwa akan menurunkan sedikitnya 500 massa dalam menyambut kedatangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia di bumi Anoa.
LHK (sapaan akrab) La Ode Hasanuddin Kansi mengatakan, aksi ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK-RI) sekaligus seruan moral agar lembaga antirasuah tersebut dapat memfokuskan perhatian pada dugaan praktik Korupsi dan pungutan liar (pungli) yang marak terjadi di lingkungan sekolah baik itu tingkat SD, SMP, SMA hingga SMK di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara Pada penerimaan siswa Baru.
Disisi Lain, lanjut LHK mengatakan, dugaan korupsi pada ektor kesehatan juga Sangat Marak hingga adanya kehilangan obat fentanyl yang merugikan keuangan Negara hingga puluhan milyar. Dimana sampai saat ini belum ada pengembalian kerugian Negara serta belum adanya penetapan tersangka oleh Aparat Penegak Hukum (APH).
” Aksi ini bukan sekadar unjuk rasa, melainkan sebuah gerakan rakyat untuk menyuarakan keresahan yang telah lama dirasakan para orang tua murid dan siswa di sektor pendidikan. Praktik pungli di lingkungan pendidikan telah menjadi masalah serius dan merusak integritas sistem pendidikan,” kata La Ode Hasanuddin Kansi.
“Kami tidak ingin pendidikan dikotori oleh praktik-praktik kotor. Kami mendukung kehadiran KPK di Sultra dan meminta agar mereka segera melakukan penyelidikan mendalam terkait dugaan pungli di sekolah-sekolah, dari jenjang SD sampai SMK,” sambung Hasan dalam keterangannya, Selasa, 29 Juli 2025.
Lebih jauh, LHK juga mengatakan, bahwa masa aksi akan memaadati Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara sebagai bentuk keseriusan dalam memberikan dukungan yang penuh kepada KPK-RI.
” AP2 Sultra telah melakukan konsolidasi lintas Kabupaten dan Kota di Sultra, kami juga memastikan bahwa teman-teman dari Konawe, Kolaka, Muna, Buton hingga Bombana juga akan datang,” tegas La Ode Hasanuddin Kansi.
” Massa akan berkumpul di titik awal yakni Markas Besar Lembaga AP2 Sultra menuju Kantor Gubernur Sultra dengan membawa spanduk, poster tuntutan, serta pengeras suara untuk menyuarakan aspirasi mereka secara tertib namun tegas,” ungkap LHK.
Lebih jauh kata LHK, bahwa meski jumlah massa diperkirakan mencapai ratusan orang, dirinya memastikan bahwa aksi ini akan dilakukan secara damai dan tertib serta tanpa adanya unsur provokasi atau tindakan anarkis.
” Secara pribadi dan atas nama Lembaga AP2 Sultra, saya mengajak pihak kepolisian untuk turut mengawal dan menjaga situasi agar tetap kondusif, serta memberi ruang kepada masyarakat dalam menyampaikan aspirasi mereka secara demokratis demi membela masa depan anak-anak Sultra dari sistem pendidikan yang tidak sehat,” pungkas Hasan.
Penulis: Azizah
REDAKSI


















