crossorigin="anonymous">

Menu

Mode Gelap
Nasdem Usulkan Pergantian Ketua DPRD Sultra, Praktisi Hukum Sebut Itu Arogansi Partai Kecam Dugaan Penebangan Mangrove untuk Rumah Pribadi Gubernur Sultra, Ini Kata KPPL Sultra GPMI Dirikan Kemah di Depan Polda Sultra, Desak AM Jadi Tersangka Kasus Speed Boat Azimut Atlantis DPP GPM Soroti Dugaan Pembabatan Mangrove untuk Lahan Milik Gubernur Sultra: Pejabat Tidak Boleh Kebal Aturan Ketum Kopi Paste Sebut Pencopotan Ketua DPRD Sultra Berawal dari Pengungkapan Dugaan Keterlibatan Eks Gubernur Ali Mazi dalam Kasus Korupsi

Daerah · 11 Jun 2025 14:41 WITA ·

Pria Paruh Baya Ditemukan Tak Bernyawa di Kebun Miliknya


 Pria Paruh Baya Ditemukan Tak Bernyawa di Kebun Miliknya Perbesar

ULASINDONESIA.COM., KONAWE KEPULAUAN, SULAWESI TENGGARA-Pria bernama Nasarudin (49), warga Kelurahan Munse, Kecamatan Wawonii Timur, Kabupaten Konawe Kepulauan, ditemukan tak bernyawa dalam kondisi membusuk di kebun miliknya di Desa Lapulu, Selasa 10 Juni 2025 malam, sekitar pukul 20.00 Wita.

Korban pertama kali ditemukan oleh istrinya, Amrina, yang pulang ke rumah setelah enam hari nginap di kediaman orang tuanya di Desa Bangun Mekar. Namun saat tiba di rumah pada Selasa sore sekitar pukul 16.00 WITA, Amrina tidak menemukan suaminya.

“ Sampai malam, suami saya belum pulang. Saya panik dan memanggil kakak saya untuk bantu cari di kebun,” ujar Amrina, Rabu 11 Juni 2025.

Sekitar pukul 19.30 Wita, Amrina bersama dengan kakaknya menyusuri kebun dan menemukan pondok tempat korban biasa beristirahat dalam keadaan kosong. Ditemani oleh kakaknya, Amrina melanjutkan pencarian hingga akhirnya jasad Nasarudin ditemukan terbaring di tanah tidak jauh dari pondok tempatnya beristirahat dengan kondisi tubuh membengkak dan mulai membusuk.

BACA JUGA:  Lantik 50 Pejabat Baru, Ini Pesan La Ode Darwin

Di samping jenazah juga ditemukan keranjang berisi buah pala hasil panen serta sebotol air minum dan sebilah parang yang masih terikat di pinggang korban.

Ruslan, salah satu warga Desa Lapulu mengaku terakhir kali melihat korban pada Minggu, 8 Juni 2025 sekitar pukul 11.00 Wita.

“ Sempat saya bertemu almarhum di jalan tani. Saat itu almarhum bilang mau ke kebunnya. Setelah itu saya tidak lihat lagi,” kata Ruslan.

Oleh pihak keluarga, korban Nasarudin sempat mengeluhkan sakit di dada beberapa hari sebelum peristiwa tersebut. Sehingga diyakini bahwa korban meninggal karena sakit. Pihak keluarga juga menolak dilakukan otopsi oleh pihak yang berwenang.

BACA JUGA:  DPRD Kabupaten Muna Barat Gelar Paripuna RPJMD Tahun 2025-2030

Oleh keluarga, jenazah almarhum kemudian dibawa ke rumah kakaknya di Desa Lapulu kemudian dimakamkan pada Rabu dini hari pukul 00.30 WITA.

Penulis: A. Muhammad 

REDAKSI

Artikel ini telah dibaca 75 kali

Baca Lainnya

Kecam Dugaan Penebangan Mangrove untuk Rumah Pribadi Gubernur Sultra, Ini Kata KPPL Sultra

29 November 2025 - 15:55 WITA

GPMI Dirikan Kemah di Depan Polda Sultra, Desak AM Jadi Tersangka Kasus Speed Boat Azimut Atlantis

29 November 2025 - 09:54 WITA

DPP GPM Soroti Dugaan Pembabatan Mangrove untuk Lahan Milik Gubernur Sultra: Pejabat Tidak Boleh Kebal Aturan

28 November 2025 - 19:05 WITA

Ketum Kopi Paste Sebut Pencopotan Ketua DPRD Sultra Berawal dari Pengungkapan Dugaan Keterlibatan Eks Gubernur Ali Mazi dalam Kasus Korupsi

27 November 2025 - 08:20 WITA

PN Kendari Benarkan Telah Masukan Laporan Penganiayaan dan Pengrusakan di Polda Sultra 

24 November 2025 - 17:15 WITA

Kuasa Khusus KOPPERSON Fianus Arung Dipanggil Polda Sultra, Diduga Lakukan Pengerusakan

24 November 2025 - 14:31 WITA

Trending di Daerah