Menu

Mode Gelap
Utamakan Keselamatan Pengguna Jalan Saat Arus Mudik Lebaran, Lurah Napabalano dan Instansi Terkait Laksanakan Kerja Bakti di Sepanjang Jalan Nasional Wilayah Cagar Alam Korban Penipuan dan Penggelapan Dana Pinjaman Jalani Pemerikasaan di Polres Muna Polda Sultra Mulai Proses Penyelidikan Atas Laporan Penyerobotan Lahan Oleh Bupati Bombana, Kuasa Hukum: Kami Akan Awasi Secara Ketat Proses Itu  Serobot Lahan Warga, Bupati Bombana Dilaporkan ke Polda Sultra  Buntut Adanya Laporan Dugaan Penggelapan Dana Pinjaman di Polda Sultra, La Ode Darwin Diminta Segera Nonaktifkan Sementara Kadis PU Muna Barat Diduga Terlibat Kasus Penggelapan Dana Pinjaman, Kadis PU Muna Barat Dilaporkan ke Polda Sultra

Daerah

Combine Yang Dipinjam Dari Bau-Bau Tak Sanggup Mengatasi Masalah Petani Padi Latampu-Labulu-bulu di Musim Panen

badge-check

ULASINDONESIA.COM., MUNA, SULAWESI TENGGARA-Ditengah kesibukannya melaksanakan kegiatan reses pada beberapa Kecamatan di Kabupaten Muna, Anggota DPRD Sultra, La Isra menyempatkan dirinya untuk bersilaturahmi dengan masyarakat Desa Latampu, Kecamatan Parigi, Kabupaten Muna.

Kedatangan ketua komisi l DPRD Sultra itu tidak terlepas dari informasi masyarakat, para kelompok tani maupun dari Pemerintah Desa terkait Desa Latampu yang memiliki potensi besar di bidang pertanian, khusunya komoditas padi.

“Saya mendapat informasi bahwa di Desa Latampu masyarakatnya 100 persen petani padi dan produksinya sangat besar tiap tahun, makanya saya turun langsung dan berdiskusi dengan petani maupun pemerintah desa terkait kendala yang dialami selama ini,” ucap kader muda Partai Gerindra ini, Senin (02/06/2025).

Kendala di lapangan lanjut mantan tenaga ahli DPR RI ini, saat petani memasuki masa panen. Tidak adanya mesin alat panen membuat petani kewalahan, sebab rata-rata petani mengolah lahannya diatas satu hektar.

Olehnya itu, La Isra akan menyampaikan persoalan tersebut kepada Gubernur Sultra dan Dinas Pertanian agar di Desa Latampu diberikan bantuan minimal satu unit mesin alat panen (Combine).

“Data yang saya peroleh, banyak petani yang tidak memanen hasil pertaniannya. Petani selalu kewalahan saat musim panen tiba dan menyebabkan kerugian yang sangat besar,” jelas ketua Fraksi Gerindra DPRD Sultra ini. 

Sementara itu, Kepala Desa Latampu, La Tia menjelaskan bahwa di Kecamatan Parigi terdapat satu hamparan persawahan dengan luas sekitar kurang lebih 500 hektar yang terletak di dua desa yakni Desa Latampu dan Labulu-bulu.

Para petani padi kata dia, selalu mengolah lahannya dua kali dalam satu tahun. Untuk memanen hasil pertanian tersebut, terkadang para petani harus mengeluarkan biaya besar karena harus meminjam alat panen (Combine) dari Kota Bau-bau.

“Alat panen yang dipinjam dengan biaya besar itu pun tidak sanggup menjangkau luas lahan yang ada. Untung-untung bisa memanen seperempat dari luas sawah yang ada,” jelas La Tia.

La Tia mengungkapkan bahwa awal tahun 2025 ini, produksi padi di dua desa tersebut sangat melimpah. Terbukti, Perum Bulog Muna telah menyerap gabah 250 ton dari hasil pertanian padi Muna dan Muna barat. Untuk Muna, Perum Bulog hanya menyerap gabah dari Kecamatan Kabawo dan Parigi sebesar 150 ton.

“Dari dua Kecamatan ini, Parigi memiliki serapan gabah tertinggi yakni Desa Latampu dan Labulu-bulu. Artinya meskipun kita terkendala di alat panen, kita masih unggul dari segi produksi, apalagi kalau misalkan kami memiliki alat panen sendiri, bisa-bisa dua desa ini menjadi salah satu penyuplai beras untuk Sultra,” tegas pensiunan ASN ini.

Olehnya itu, melalui kunjungan silaturahmi La Isra sebagai Anggota DPRD Sultra, La Tia meminta agar persoalan tersebut disampaikan kepada Dinas Pertanian dan Gubernur Sultra dengan harapan di Desa Latampu didatangkan bantuan berupa alat panen padi (Combine).

La Tia meyakini, jika Dinas Pertanian Kabupaten Muna mendatangkan bantuan berupa alat panen padi (Combine), maka hasil pertanian akan meningkat dua kali lipat dan masyarakat dapat mengolah lahannya hingga tiga kali dalam setahun.

“Kami meminta agar Dinas Pertanian Provinsi Sulawesi Tenggara meninjau langsung lokasi persawahan di Desa Latampu dan Labulu-bulu untuk melihat potensi yang ada,” harapnya. (***)

Penulis: Burhan Ode

REDAKSI

Berita Menarik Lainnya

Utamakan Keselamatan Pengguna Jalan Saat Arus Mudik Lebaran, Lurah Napabalano dan Instansi Terkait Laksanakan Kerja Bakti di Sepanjang Jalan Nasional Wilayah Cagar Alam

7 Maret 2026 - 22:05 WITA

Polda Sultra Mulai Proses Penyelidikan Atas Laporan Penyerobotan Lahan Oleh Bupati Bombana, Kuasa Hukum: Kami Akan Awasi Secara Ketat Proses Itu 

22 Januari 2026 - 16:27 WITA

Serobot Lahan Warga, Bupati Bombana Dilaporkan ke Polda Sultra 

15 Januari 2026 - 16:03 WITA

Buntut Adanya Laporan Dugaan Penggelapan Dana Pinjaman di Polda Sultra, La Ode Darwin Diminta Segera Nonaktifkan Sementara Kadis PU Muna Barat

14 Januari 2026 - 11:44 WITA

Diduga Terlibat Kasus Penggelapan Dana Pinjaman, Kadis PU Muna Barat Dilaporkan ke Polda Sultra

13 Januari 2026 - 12:15 WITA

Viral di Daerah