crossorigin="anonymous">

Menu

Mode Gelap
Ridwan Bae Gelar Sosialisasi 4 Pilar di Kota Kendari Pelaksanaan Pilkades PAW di Muna Direncanakan Bulan Desember 2025 GEMPA Indonesia Desak Kejagung Ambil Alih Kasus Yang Hendip di Meja APH  Gelar Aksi di DPRD Sultra, NCC Minta Badan Kehormatan Segera Periksa Oknum Anggota Fraksi Nasdem Musisi Sultra Peduli Gelar Aksi Ngamen Bantu Masyarakat Terdampak Bencana di Sumatra 

Daerah · 11 Agu 2025 08:04 WITA ·

Kanwil Kemenag Sultra Gelar Bimtek Implementasi KBC Perdana 


 Kanwil Kemenag Sultra Gelar Bimtek Implementasi KBC Perdana  Perbesar

ULASINDONESIA.COM., SULAWESI TENGGARA-Bertempat di salah satu hotel yang ada di Kota Kendari pada Minggu, 10 Agustus 2025, Kantor Kementerian Agama Wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara gelar bimtek Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC).

Hadir dalam pelaksanaan bimtek tersebut, Direktur KSKK Madrasah Ditjen Pendis Kemenag RI, Hj. Nyayu Khodijah, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara, H Muhammad Saleh, Kasubdit Kurikulum dan Evaluasi Direktorat KSKK Madrasah Ditjen Pendis Kemenag RI, Pejabat Administrator Kanwil Kemenag Sulawesi Tenggara, Katim Kerja Bidang Penmad Kanwil Kemenag Sulawesi Tenggara, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten dan Kota se Provinsi Sulawesi Tenggara bersama Kasi Penmad, Pengawas Madrasah, Kepala Madrasah Negeri bersama Wakakurikulum serta Guru Madrasah Negeri se Kota Kendari

Dalam sambutannya, Muhamad Saleh mengatakan,bahwa Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) adalah sebuah paradigma pendidikan yang menempatkan cinta sebagai inti dari proses belajar mengajar.

“Jadi yang menyangkut Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) ini adalah, cinta kepada sang pencipta, cinta kepada diri sendiri dan sesama, cinta lingkungan, cinta kepada ilmu pengetahuan dan yang terakhir cinta kepada bangsa dan begara,” kata Muhammad Saleh saat menyampaikan sambutan.

Kakanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Tenggara ini juga menambahkan, bahwa dengan cinta, guru akan mendidik dengan ketulusan dan siswa akan belajar dengan gembira serta pendidikan akan melahirkan generasi yang berkarakter mulia.

BACA JUGA:  Abdul Azis Ditangkap KPK, Surya Paloh Instruksikan Fraksi Nasdem RDP KPK

Menurut Muhammad Saleh, konsep ini sangat selaras dengan nilai-nilai moderasi beragama yang sedang digaungkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia serta sejalan dengan asta protas Kementerian Agama 2025–2029.

“Guru itu bukan hanya pengajar, akan tetapi juga menjadi pembimbing hati. Karena didalam kurikulum berbasis cinta ini menuntut kita semua bisa menghadirkan suasana kelas yang aman, nyaman, penuh penghargaan serta bebas dari kekerasan,” tegas Saleh.

Dalam kegiatan tersebut, Muhammad Saleh juga mengajak agar seluruh peserta dapat memahami filosofi kurikulum berbasis cinta (KBC) dengan utuh dan mampu mengintegrasikan nilai-nilai cinta dalam setiap mata pelajaran dan kegiatan pendidikan.

“Guru harus bisa menjadi teladan dalam sikap dan tutur kata. Sebab pendidikan sejati dimulai dari keteladanan guru sebagai garda terdepan pembentukan generasi berkarakter. Dengan Momentum Bimtek ini, bersama kita wujudkan Madrasah dan sekolah yang tidak hanya mencerdaskan otak, tetapi juga melembutkan hati,” pungkas Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara, Muhammad Saleh.

Untuk diketahui, kegiatan ini di buka secara langsung oleh Direktur KSKK Madrasah Ditjen Pendis Kemenag RI, Hj. Nyayu Khodijah.(***)

BACA JUGA:  Mantan Kabag Ops Polres Muna Kini Jabat Kasat Reskrim Polresta Kendari

Penulis: DP Nugraha 

REDAKSI

Artikel ini telah dibaca 28 kali

Baca Lainnya

Ridwan Bae Gelar Sosialisasi 4 Pilar di Kota Kendari

12 Desember 2025 - 19:23 WITA

Pelaksanaan Pilkades PAW di Muna Direncanakan Bulan Desember 2025

12 Desember 2025 - 09:41 WITA

GEMPA Indonesia Desak Kejagung Ambil Alih Kasus Yang Hendip di Meja APH 

11 Desember 2025 - 12:55 WITA

Gelar Aksi di DPRD Sultra, NCC Minta Badan Kehormatan Segera Periksa Oknum Anggota Fraksi Nasdem

10 Desember 2025 - 08:08 WITA

Musisi Sultra Peduli Gelar Aksi Ngamen Bantu Masyarakat Terdampak Bencana di Sumatra 

9 Desember 2025 - 19:50 WITA

Kejari Bombana Diduga Tutup Mata Dalam  Kasus Dugaan Penggunaan Material Ilegal Proyek Jalan Bypass-Rumbia, Ada Apa?

6 Desember 2025 - 19:16 WITA

Trending di Daerah