crossorigin="anonymous">

Menu

Mode Gelap
Nasdem Usulkan Pergantian Ketua DPRD Sultra, Praktisi Hukum Sebut Itu Arogansi Partai Kecam Dugaan Penebangan Mangrove untuk Rumah Pribadi Gubernur Sultra, Ini Kata KPPL Sultra GPMI Dirikan Kemah di Depan Polda Sultra, Desak AM Jadi Tersangka Kasus Speed Boat Azimut Atlantis DPP GPM Soroti Dugaan Pembabatan Mangrove untuk Lahan Milik Gubernur Sultra: Pejabat Tidak Boleh Kebal Aturan Ketum Kopi Paste Sebut Pencopotan Ketua DPRD Sultra Berawal dari Pengungkapan Dugaan Keterlibatan Eks Gubernur Ali Mazi dalam Kasus Korupsi

Daerah · 6 Jan 2023 02:43 WITA ·

Pembuatan Pabrik Baterai di Nambo dan Abeli Tahun 2023 Fokus pada Pembebasan Lahan


 Penjabat Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu. Perbesar

Penjabat Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu.

ULASINDONESIA.COM., KENDARI – Pembangunan Pabrik Baterai di Kecamatan Nambo dan Abeli, terus digodok dan dimatangkan mengingat pembangunan pabrik tersebut merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) dari pemerintah pusat.

Dimana, Pemerintah Daerah Kota Kendari bekerja sama dengan PT Kendari Kawasan Industri Terpadu (KKIT) dipercaya untuk pelaksanaan PSN di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) tersebut.

Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu mengatakan bahwa untuk tahun 2023 ini, pihaknya akan fokus melakukan pembebasan lahan dan pengurusan izin.

“Serta berbagai hal yang berkaitan dengan kelancaran proyek pembangunan strategis itu. Jadi ada limitasi waktunya, paling tidak satu tahun ini harus ada prgores tahun 2023 ini rencananya akan dirampungkan soal pembebasan lahan,” katanya, Kamis (5/1/2022).

BACA JUGA:  Nama dan Jabatanya di Catut Sebagai Bagaian Tidak Dibahasnya APBD-P 2023, Ini Respon Sekertaris Nasdem Wakatobi 

Asmawa mengatakan, PSN di Kota Kendari dinilai akan sangat berdampak pada sektor pertumbuhan ekonomi kota, dimana perputaran ekonomi akan semakin masif karena luasan lahan yang akan digunakan tak kurang dari 1329 hektar.

“Dengan produksi utama yakni suplay baterai dan kelistrikan. Paling tidak dari sumber pendanaan sudah tidak ada persoalan, dari total luas lahan yang akan digunakan, sudah ada sekitar 200 hektar yang sudah di bebaskan,” ungkapnya.

Saat ini PT. KKIT sebagai pemegang mandat PSN juga sedang melakulan pengurusan soal dokumen atau administrasi yang berkaitan dengan lingkungan atau Amdal.

BACA JUGA:  Teriakan Ganti Bupati "Bergema" Saat HARUM Kampanye di Pulau Kaledupa

“Dan juga hal-hal lain agar PT. KKIT ini bisa berkontribusi untuk kesejahteraan masyarkat, jadi mengutamakan pekerja di sekitar kawasan itu sendiri,” jelasnya.

Sehingga ia berharap, dengan adanya PSN tersebut dapat menyerap tenaga kerja sebanyak-banyaknya, terkhusus masyarakat Kota Kendari.

“Selain itu dari segi kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi juga diharapkan dapat meningkat,” tutupnya.

 

Artikel ini telah dibaca 336 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kecam Dugaan Penebangan Mangrove untuk Rumah Pribadi Gubernur Sultra, Ini Kata KPPL Sultra

29 November 2025 - 15:55 WITA

GPMI Dirikan Kemah di Depan Polda Sultra, Desak AM Jadi Tersangka Kasus Speed Boat Azimut Atlantis

29 November 2025 - 09:54 WITA

DPP GPM Soroti Dugaan Pembabatan Mangrove untuk Lahan Milik Gubernur Sultra: Pejabat Tidak Boleh Kebal Aturan

28 November 2025 - 19:05 WITA

Ketum Kopi Paste Sebut Pencopotan Ketua DPRD Sultra Berawal dari Pengungkapan Dugaan Keterlibatan Eks Gubernur Ali Mazi dalam Kasus Korupsi

27 November 2025 - 08:20 WITA

PN Kendari Benarkan Telah Masukan Laporan Penganiayaan dan Pengrusakan di Polda Sultra 

24 November 2025 - 17:15 WITA

Kuasa Khusus KOPPERSON Fianus Arung Dipanggil Polda Sultra, Diduga Lakukan Pengerusakan

24 November 2025 - 14:31 WITA

Trending di Daerah