“Kalau kita melihat perjalanan Bangsa Indonesia maka sudah tidak bisa dipungkiri lagi bahwa pemuda mempunyai peran dan posisi yang sangat strategis, terlebih KNPI sebagi mitra strategis sekaligus mitra kritis pemerintah saat ini menghimpun pemuda potensial di daerah masing-masing,” tukas Bahri.
Tapi kritis, kata Bahri, bukan berarti harus turun ke jalan, segala sesuatu dapat dikomunikasikan. Silahkan memberikan kritik, pemerintah membutuhkan kontrol sosial, apalagi hari ini tidak ada pemerintah yang sewenang-wenang pasti semua berdasarkan peraturan perundang-undangan.
“Jikalau memang memandang kebijakan kita salah silahkan disampaikan dan pemerintah pun akan terbuka,” ujar Bahri.
Pemuda, tambah Bahri, harus tampil sebagai pelopor untuk mencetuskan kemajuan, pemuda harus memiliki tekad untuk meneruskan kemajuan bangsa, selalu semangat untuk bersungguh-sungguh membangun negara sesuai dengan konteks kehidupan yang selalu berubah.









